Pengantar Ilmu Komunikasi


UAS PIK akan terfokus pada:

1. Analisis Komponen Komunikasi Film Animasi “Wall-E”.

2. Exploring Cultural Context

3. Language and Meaning

Demikian informasi ini disampaikan. Semoga bermanfaat.

fajariqbal

Tugas kelompok meliputi Focusing Our Study (16 nomor), Exploring Cultural Context (3 nomor), dan Language and Meaning (7 nomor).

Tugas dikerjakan dalam bentuk file (jadi kan satu file saja) dan dikirimkan ke alamat email sebagai berikut iqbal_umy@yahoo.com paling lambat tanggal 10 Januari 2009 pk. 24.00.

Demikian informasi ini disampaikan untuk diperhatikan pihak yang berkepentingan.

fajariqbal

Ujian PIK akan diselenggarakan pada

Hari/Tgl   :  Selasa, 13 – 01 – 2009

Waktu        : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat     :  PIK A     R. E 4.2

PIK B      R. E 2.1 & E 2.2

PIK C      R. E.2.3 & E 2.4

PIK D      R. E. 2.7

PIK E       R. E. 2.5

Ujian bersifat OPEN BOOK

TIDAK DIBENARKAN SALING MEMINJAM BUKU, CATATAN DAN ALAT LAINNYA.

JANGAN LUPA MEMBAWA KARTU UJIAN.

HARAP TIDAK MENGGUNAKAN KAOS OBLONG DAN SANDAL pada waktu ujian.

fajariqbal

Batas akhir pengumpulan tugas individual adalah tanggal 3 Januari 2009 pk 24.00 wib.

Tugas dalam bentuk file softcopy (attachment/lampiran) dikirimkan ke koordinator tugas masing-masing dan ke iqbal_umy@yahoo.com.

Subject pada email dan nama file lampiran harus ditulis sebagai berikut(contoh): A2008053001tgswwcr dimana A= kelas yang diikuti, 2008053XXX = nomor mahasiswa, tgswwcr = tugas wawancara.

Demikian informasi ini disampaikan.  Harap menjadi perhatian semua mahasiswa dan koordinator tugas.

fajariqbal

Beberapa contoh lain dari gaya penulisan tugas akhir wawancara individual bisa melihat pada rujukan di bawah ini:
1. Evergreen Jawa Pos (www.jawapos.com/evergreen/index.php?act=showpage&kat=8)
2. Tokoh Solusi Hukum (www.solusihukum.com/tokohmain.php). Lanjutkan dengan meng’klik’ tokoh yang ada dalam daftar.

Hasil akhir tugas PIK Individual harus berbentuk essay profil/biografi profesional komunikasi yang diwawancarai.  Adapun gaya penulisannya dapat mengikuti kolom sosok di Kompas Cetak (http://cetak.kompas.com/sosok).  Untuk mencari profil sosok yang sebelumnya di Kompas bisa dilakukan dengan meng-klik “index lalu” (http://cetak.kompas.com/indexlalu).  Anda juga bisa mencontoh gaya penulisan profil yang ada di Harian Jogja.  Misalnya tentang Subandi Giyanto (http://www.harianjogja.com/web/index.php?option=com_content&view=article&id=1995:subandi-giyanto-tak-pernah-bosan-dengan-wayang&catid=67:art&Itemid=192).  

Gaya penulisan tersebut hendaknya mempertimbangkan hal-hal yang sekiranya menarik orang lain untuk membaca tulisan Anda.

fajariqbal

Isi wawancara setidaknya mencakup dua hal. Pertama, identitas informan, dan kedua, substansi wawancara terkait dengan tema yang hendak didalami lebih jauh.
  1. Identitas Informan meliputi nama, tempat tanggal lahir, alamat, tempat kerja, lama kerja, waktu dan tempat wawancara)
  2. Panduan Wawancara:
    1. Sudah berapa lama bekerja dalam bidang/profesi itu?
    2. Kenapa memilih profesi tersebut?
    3. Bagaimana sampai bisa diterima di tempat bekerja sekarang?
    4. Kriteria sikap dan mental apa saja yang harus dimiliki untuk menunjang pekerjaan dengan profesi sekarang?
    5. Kriteria sikap dan mental apa saja yang tidak menunjang pekerjaan dengan profesi sekarang?
    6. Keterampilan apa saja yang harus dimiliki untuk bisa bekerja di bidang tersebut?
    7. Keterampilan apa saja yang tidak mendukung?
    8. Pengalaman terbaik selama bekerja dalam bidang itu apa saja?
    9. Pengalaman terburuk selama bekerja dalam bidang itu apa saja?

Panduan wawancara ini bisa dikembangkan lagi sesuai dengan minat dan ketertarikan pewawancara dalam menggali informasi sebanyak-banyaknya.  Semakin banyak informasi yang diperoleh semakin baik.

fajariqbal

Tugas Individual pada mata kuliah ini adalah membuat essay laporan hasil wawancara dengan profesional atau pekerja komunikasi.  Mereka yang diwawancarai dalam hal ini bisa disebut sebagai informan.  Untuk itu mahasiswa wajib melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Melakukan wawancara dengan akademisi/peneliti atau profesional/praktisi pekerja komunikasi.  
  2. Kriteria orang yang diwawancarai dari kalangan akademisi/peneliti hendaknya:
    1. sudah menekuni pekerjaan tersebut selama 5 tahun atau lebih,
    2. berpendidikan minimal S2/Master,
    3. pernah mendapatkan penghargaan terkait dengan profesi tersebut.
    4. wawancara hendaknya terdokumentasi dalam bentuk rekaman suara wawancara dan foto mahasiswa bersama pihak yang diwawancarai.
  3. Kriteria praktisi yang diwawancarai hendaknya:
    1. sudah menekuni profesi/praktisi tersebut minimal 2 tahun atau lebih,
    2. perusahaannya atau perusahaan tempatnya bekerja minimal berskala Kota/Kabupaten.
    3. semakin besar besar skala organisasi atau perusahaannya semakin baik.
    4. wawancara hendaknya terdokumentasi dalam bentuk rekaman suara wawancara dan foto mahasiswa bersama pihak yang diwawancarai.

 

     

     

     

    Beberapa profesi komunikasi yang dapat kita temui di Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut:

    1. Praktisi
      • Wartawan/Jurnalis/Reporter
      • Kamerawan/Camera person
      • Redaktur/Pimred
      • Penyiar Radio/Televisi
      • Lay Outer
      • Desainer Grafis/Graphic Designer
      • Account Executive (Advertising)
      • Creative person
      • Public Relations Officer/Humas organisasi profit/non profit/LSM
      • Manager Kampanye
      • Konsultan PR
      • Konsultan Periklanan
      • Konsultan Komunikasi
    2. Akademisi/Peneliti
      • Dosen di Program Studi Komunikasi/Desain Komunikasi Visual
      • Peneliti di lembaga-lembaga survey/non survey.
    Ruben-Stewart

    Ruben-Stewart

    Next Page »

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.